Bangga! Tiga Mahasiswa Sistem Informasi FAST UAD Lolos PPK Ormawa 2026 dengan Inovasi NAWASENA.
Yogyakarta – Tiga mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil lolos dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Nazwa Meilany Fauziah, Rahadian Candra Vima Yoga, dan Dama Palerian. Mereka tergabung dalam tim Robotic Development Community (RDC) UAD yang mengusung inovasi teknologi untuk mendukung sektor pertanian berkelanjutan.
Keberhasilan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Sistem Informasi UAD dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi yang dapat diterapkan untuk menjawab permasalahan di masyarakat. Melalui program PPK Ormawa 2026, tim RDC UAD membawa program bertajuk “NAWASENA: Sistem Pertanian Cerdas Berbasis Robotika dan IoT untuk Pengendalian Hama Tikus dan Produktivitas Padi Berkelanjutan.”
Sebagai langkah awal pelaksanaan program, tim RDC UAD mengikuti kegiatan pembekalan sekaligus penerjunan pada Selasa, 9 Juni 2026, di Aula Islamic Center UAD Kampus 4. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan tim dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi robotika dan Internet of Things (IoT).
Program NAWASENA direncanakan untuk diimplementasikan di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini turut melibatkan pemerintah kalurahan sebagai mitra dalam mendukung pelaksanaan program. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kalurahan Karangtengah, Haryanto, Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, serta tim pelaksana dan dosen pendamping.
Setelah pembekalan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi bersama Pemerintah Kalurahan Karangtengah. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, termasuk dukungan penyediaan tempat kegiatan, koordinasi dengan masyarakat, serta upaya menjaga keberlanjutan program setelah rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Dalam pelaksanaannya, program NAWASENA menyasar anggota Karang Taruna, pemuda desa, dan masyarakat usia produktif di Kalurahan Karangtengah. Karang Taruna akan dilibatkan secara aktif sebagai mitra pelaksana lapangan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam penerapan inovasi pertanian cerdas. Sementara itu, tim PPK Ormawa RDC UAD bertanggung jawab atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi program.
Keterlibatan tiga mahasiswa Sistem Informasi FAST UAD dalam program ini menunjukkan bahwa kompetensi di bidang teknologi informasi memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam berbagai sektor, termasuk pertanian. Integrasi teknologi robotika dan IoT diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif solusi untuk membantu pengendalian hama tikus sekaligus mendukung peningkatan produktivitas padi secara berkelanjutan.
Melalui program NAWASENA, tim RDC UAD diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dan kemandirian petani. Kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan pemerintah kalurahan menjadi langkah penting agar inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Prestasi tiga mahasiswa Sistem Informasi FAST UAD ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif mengembangkan inovasi, berkolaborasi lintas bidang, serta berkontribusi langsung dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.


